Istilah cabe-cabean nampaknya memang sedang familiar di kalangan ABG Jakarta, yang menyebutnya sebagai singkatan: cewek alay bisa (maaf) diew#k. Cabe-cabean menambah kosakata baru anak muda Jakarta, setelah sebelumnya diramaikan dengan kosakata 'alay', 'jablay' dan masih banyak lagi. Cabe-cabean merujuk pada artian seorang gadis belia yang umurnya masih berada di tingkat SMP ataupun SMA. Gadis-gadis dengan perawakan seksi itu identik dengan keluyuran malam hari, dunia balap liar dan tempat hiburan malam. Para gadis yang dijuluki cabe-cabean ini biasanya selalu mengenakan baju seksi meskipun cuaca dingin di malam hari. Celana pendek seksi juga seolah menjadi pakaian wajib, biasanya batang rokok selalu menemani para “cabe-cabean” melewati malam hari hingga matahari terbit. Beberapa informasi mengabarkan, “cabe-cabean” juga dijadikan taruhan, mirip piala bergilir. Pemenang balap liar bisa mendapatkan pelayanan seksual dari “cabe-cabe” ...
Hidup di dunia ini harus ada keseimbangan. Seperti halnya aktivitas apapun itu yang kita lakukan, pastinya dalam mencapai sebuah impian, juga peranan kasih sayang Tuhan sangat berkontribusi dalam mencapai impian kita itu. Kamu mungkin gak akan bisa bayangin, seandainya yang ada dalam diri kamu tidak seimbang (tidak sama). Jika kamu punya kaki panjang sebelah, pastinya pincang. Atau contoh lain yang berhubungan dengan bumi yang kita gunakan sebagai tempat kita berpijak. Adanya siang dan malam merupakan sebuah keseimbangan yang kaya’nya jarang kita sadari bahwa hal tersebut termasuk salah satu maksud Tuhan menciptakan siang dan malam, yang juga salah satu maksudnya adalah agar umatnya bisa bekerja/berkarya ketika metahari menampakkan sinarnya, dan istirahat di kala matahari sudah terlalu lelap menyinari bumi yang lain. Begitupun dengan segala bentuk usaha, doa merupakan sebuah cara untuk sejenak mengistirahatkan rohani yang juga perlu di refresh dem...
Ribuan peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)/ilustrasi (Republika/Rakhmawaty La'lang) REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Nasib ratusan ribu tenaga honorer Kategori 2 (K2) sepertinya digantung. Sejak mengikuti tes seleksi ujian CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), beberapa waktu lalu, tak jelas juga masa depannya. Ketidakjelasan nasib guru yang bertahun-tahun 'makan' gaji honorarium ini, lantaran pengumuman tes CPNS tidak jelas. Pengumuman hasil tes terus ditunda hingga tiga kali. Awalnya, pengumuman 3 Desember 2013. Diundur 24 Desember. Dan, ditunda hingga kapan lagi, juga tidak jelas. Informasi yang diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo, penundaan ini lantaran adanya kesalahan teknis dalam proses seleksi. Menurut Kepala Sub Bidang Dokumentasi dan Pengelolaan Data Pengawai BKD, Lisiona Soares, mengatakan, penundaan ini diketahuinya dari BKD daerah lain yang sudah berkonsultasi dengan Badan Kepegaw...
Comments
Post a Comment